Bolehkah aku ungkapkan sebuah rasa?
Saat ini, aku terperangkap dalam siklus rindu tanpa jeda
Terkurung dalam ruang sunyi kedap suara
Namun bising karena teriakan jiwa yang merana kepala ini terus menerus teriakkan namamu.
Nona
Apakah kau disana juga merindukanku?
Ah, maaf, abaikan pertanyaan itu.
anggaplah aku tak bertanya.
Karena saat ini, aku setengah mati menahan malu saat bertanya tentang rindumu.
Nona
Siapapun yang nantinya akan menjadi jodohmu
meskipun bukan aku itupun tak mengapa
Karena aku ikhlas dan merelakan atas kebahagiaanmu.
Nona
Pergilah, kejar apa yang kau mau,
raihlah apa yang kau harapkan
dan bila engkau gagal meraih
semua impianmu, menolehlah
kebelakang. Aku disini setia
menunggumu, menanti dalam
ketidak pastian.
Nona
Jika berkenan, kenanglah aku sebagai seseorang yang begitu tangguh mencintaimu
Namun, tak pernah menjadi sesuatu yang berarti dihatimu.
Nona
Terima kasih, atas permainan dan senda gurau yang telah menemaniku selama ini.
Jika aku tak bisa memiliki ragamu,
Setidaknya aku masih bisa memeluk bayanganmu.
0 komentar
Add Comments